Suami yang Punya Utang, Istri yang Diculik

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, WONOSOBO – Kejadian tak menyenangkan dialami oleh seorang ibu rumah tangga bernama Sukarti warga Wonolelo, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Jateng.

Saat berada di rumahnya, dia didatangi empat orang. Mereka kemudian memaksanya ikut setelah terlebih dahulu melakukan perusakan perabot rumah dan mengambil beberapa barang miliknya.

Kejadian ini sempat terekam kamera ponsel warga dan menjadi viral di media sosial pada Jumat 28 Desember 2018 lalu.

Viralnya video itu membuat polisi bergerak cepat. Saat itu juga polisi berhasil menangkap keempat orang itu dan digelandang ke Polres Wonosobo.

Dari hasil pemeriksaan, salah satu tersangka kedapatan membawa senjata api jenis FN merk Browning Hi Power Automatic, Kaliber 9 mm buatan Belgia beserta satu buah Magazin yang berisi dua buah amunisi.

Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Heriyanto menyebutkan, kasus pencurian juga upaya penculikan tersebut melibatkan tersangka yang masih berusia 17 tahun.

Keempat tersangka yang dibekuk antara lain berinisial FT (17), Rz (17), MRS (20), dan AHS (31).

“Mereka kami bekuk atas dugaan penculikan dan pencurian di Dusun Godean RT 05 RW 04 Desa Wonolelo, Kecamatan Wonosobo pada Jumat 28 Desember 2018 lalu. Saat itu tujuan mereka menagih utang ke suami korban, tetapi tidak bertemu dengan suami korban,” ungkapnya didampingi Kabagops Polres Wonosobo Kompol Sutomo kepada awak media saat menggelar ungkap kasus di Mapolres Wonosobo, Rabu (9/1).

AKP Heriyanto menjelaskan kronologi penangkapan pada Jumat (28/12) setelah beredar video penculikan seorang perempuan. Anggota Resmob Polres Wonosobo langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap satu orang pelaku FT yang hendak mengambil barang-barang di rumah korban.

“Dari keterangan pelaku kemudian berhasil dilakukan penangkapan terhadap pelaku lainnya,” jelasnya.

Dari keempat tersangka, petugas mengamankan sebuah senjata api jenis FN merk Browning Hi Power Automatic kaliber 9 mm buatan Belgia beserta sebuah magazin berisi 2 peluru, sebuah airsoft gun, 1 unit mobil Toyota Fortuner dan 1 potong jaket kulit jeans warna biru.

“Sementara barang yang berhasil dibawa adalah 1 set audio speaker merk Dazuma, dan 1 buah jam tangan warna kuning merk Xergy milik korban,” beber AKP Heriyanto.

Dari pengakuan korban, menurut AKP Heriyanto terungkap bahwa korban sempat ditodong dengan senjata api. Ia ditakut-takuti dengan diancam akan ditembak jika tidak mau menunjukkan keberadaan suaminya. Korban juga sempat diancam akan dimasukkan karung, diseret dan dibuang dari jembatan.

Sementara menurut pengakuan tersangka AHS, kejadian tersebut bermotifkan hutang piutang.

“Saya kesal karena masalah hutang tersebut tidak kunjung dilunasi padahal proyek jalan yang dijanjikan suami korban untuk membayar hutang sudah selesai,” akunya.

Kini para pelaku mendekam dalam tahanan Polres Wonosobo. Mereka dijerat pasal 328 KUHP dengan ancaman pidana 12 tahun penjara atau pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara. (sen)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment