BKN Bakal Buka Rekrutmen Pegawai, Honorer Diminta Sabar – FAJAR –
Makassar

BKN Bakal Buka Rekrutmen Pegawai, Honorer Diminta Sabar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kepala BKD Kota Makassar, Andi Siswanta Attas meminta pegawai Honorer Lingkup Pemerintah Kota Makassar untuk bersabar. Pasalnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) berencana akan membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau P3K dalam waktu dekat ini.

Lantaran wacana tersebut, BKD Kota Makassar belum menerima Petunjuk Teknis (Juknis) hingga Petunjuk Laksana (Juklak).

“Jadi saya minta seluruh honorer lingkup Kota Makassar untuk bersabar karena telah beredar informasi bahwa honorer dengan yang baru akan disamakan pada pendaftaran nanti,” katanya.

Mantan Kadis Perpustakaan Kota Makassar itu menuturkan bahwa aturan serta kriteria mengenai penerimaan P3K belum ada sehingga semuanya belum ada kejelasan.

“Untuk itu harus sabar dulu, persoalannya disini kita belum tau jelas, bagaimana prosedur dalam penerimaan P3K, nanti kalau sudah ada petunjuk teknis dari Pemerintah Pusat, kita akan informasikan,” ungkapnya.

Menurutnya, ketika sudah ada petunjuk, jika memang ada aturan bahwa honorer diprioritaskan, Pemkot Makassar akan mengikuti hal tersebut. Karena honorer memang perlu perhatian karena telah lama mengabdi dan memang perlu diprioritaskan, apalagi yang sampai berpuluh tahun honorer karena belum memiliki nasib menjadi PNS

Lebih jauh ia menjelaskan bahwa P3K nantinya akan memdapat hak yang sama dengan PNS diluar dari gaji pensiun, sehingga masa depan P3K hampir sama dengan PNS

“Mau dibilang semi PNS-lah karena fasilitasnya sama minus pensiun, tetapi kita tidak tahu kedepannya bagaimana, karena masih bergulir, kita tunggi saja juknis dari pusat,” katanya.

Ia menambahkan, bahwa selain honorer, peluang bagi CPNS yang tidak lolos seleksi juga terbuka lebar, sebab kata Siswanta mereka diberi kesempatan mengabdi melalui kontrak kerja.
Diketahui, seluruh honorer yang terdaftar di pemerintah kota makassar sebanyak 8 ribu orang, yang tersebar diberbagai Kelurahan, Kecamatan, SKPD dan Sekretariat Daerah.

Namun untuk jumlah bakal diterima menjadi P3K juga belum diketahuinya, tergantung dari kebutuhan setiap SKPD.

“Kita juga belum tau apakah nantinya P3K itu memprioritaskan K2, honorer ataukah dibuka secara umum, nah itu juga yamg kita tunggu dari pusat, mudah mudahan nantinya turun dengan persyaratan persyaratan yang memprioritaskan teman teman kita yang K2 dan honorer,” tutupnya. (nug/bkm/fajar)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!