Ma’ruf Amin Luncurkan Kopi Abah, Starbucks Terancam

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Program ekonomi kerakyatan berbasis umat yang ducetuskan oleh Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ma’ruf Amin makin membuming. Salah satu ekonomi kerakyatan yang sudah berjakan saat ini adalah peluncuran Barista Kopi Abah yang dijalankan oleh para santri di beberapa Kota di Pulau Jawa.

Santri Millenial Center (Simac) yang menjadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan berbasis umat ini sudah membuka Kopi Abah di beberapa kota di Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Bekasi, Cirebon, Ngawi, Nganjuk, Pasuruan dan Probolinggo.

Kehadiran Kopi Abah diprediksi akan menjadi ancaman terhadap Starbuck cofe di pasar. Pasalnya, Kopi Abah diklaim lebih enak dan alami, serta harganya terjangkau oleh masyarakat penghasilan rendah.

Pembina Simac, Gus Syauqi mengakui, minat umat dalam hal ini santri, untuk menjadi wirausahawan terus meningkat. Seperti yang dilakukan hari ini, di mana Simac memberikan pelatihan manajemen, barista dan pelatihan keuangan digital kepada para santri.

“Kopi Abah, adalah wujud nyata program Gus Iwan, yakni pemberdayaan bagi para petani kopi dari lereng Gunung Bromo dan Kabupaten Bandung dan para pengusaha kedai kopi,” kta Gus Syauqi lewat pesan tertulisnya ke redaksi Fajar.co.id kemarin.

Gus Syauqi mengungkapkan, pihaknya juga menyerahkan sebanyak 10 gerobak Kopi Abah kepada 10 Gus Iwan sebagai lanjutan dari pembukaan kedai kopi di berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Bekasi, Cirebon, Ngawi, Nganjuk, Pasuruan dan Probolinggo. (RGR/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment