Disekap dan Diperkosa, Perempuan 14 Tahun Terjun dari Lantai 2, Polisi Tangkap 3 Orang – FAJAR –
Kriminal

Disekap dan Diperkosa, Perempuan 14 Tahun Terjun dari Lantai 2, Polisi Tangkap 3 Orang

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Dwi Ariwibowo dalam ekspos kasus penyekapan dan perkosaan di kantornya, Senin (14/1). (Sahrul Ramadan/JPC)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Tragedi nahas menimpa perempuan 14 tahun asal Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dia (maaf nama identitas korban disembunyikan) menjadi korban penyekapan dan perkosaan. Hingga akhirnya sang perempuan berhasil meloloskan diri dengan melompat dari lantai 2 sebuah ruko di Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Selanjutnya, korban lapor ke Polsek Tamalate. Tepatnya pada Jumat (11/1) lalu. Tak lama berselang, tiga pelaku berhasil dibekuk. Adalah Rahmat, 19; Saleh, 20; Amir, 40.

“Sejak terima laporan, langsung kami kembangkan,” kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Dwi Ariwibowo dalam ekspos tersangka dan barang bukti di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Kota Makassar, Senin (14/1).

Para tersangka ditangkap secara bergiliran. Rahmat ditangkap di lokasi kerjanya di salah satu rumah sakit swasta di Kota Makassar, Sabtu (12/1) lalu. Kemudian Saleh dan Amir ditangkap di tempat persembunyiannya yang tak jauh dari lokasi penyekapan.

Hasil pemeriksaan diketahui, awalnya korban berkenalan dengan salah satu pelaku melalui media sosial (Medsos). Selanjtnya, Rahmat mengajak korban untuk jalan-jalan ke Kota Makassar. Setelah dijemput, Rahmat mengajak korban untuk singgah di ruko.

Diketahui, ruko tersebut adalah lokasi kerja kedua pelaku lain yang merupakan rekan Rahmat. “Awalnya keduanya (Rahmat dan korban) saling kenal saja. Dijemput dari rumahnya, korban dijanji diajak jalan-jalan. Tapi bukan malah diajak jalan, justru diajak ke tempat itu dan diajak berhubungan,” terang Dwi.

Korban disekap sejak Kamis (10/1). “Tangan dan kakinya diikat. Mulutnya dilakban juga. Setelah itu, para pelaku langsung berbuat (memperkosa korban),” imbuh Dwi.

Korban akhirnya berhasil meloloskan diri setelah memanfaatkan kelengahan para pelaku yang tertidur. Tak berpikir panjang, korban nekat melompat dari lantai 2 ruko.

Kini, korban masih mendapat pendampingan dalam proses pemulihan kondisi fisik dan mental. Sementara para pelaku ditahan di Maporlestabes Makassar. Mereka dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara. (JPC)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!