Sekap dan Setubuhi Gadis 14 Tahun, Tiga Karyawan Swasta Diamankan, Satu Didor – FAJAR –
Kriminal

Sekap dan Setubuhi Gadis 14 Tahun, Tiga Karyawan Swasta Diamankan, Satu Didor

Konferensi Pers Pengungkapan Pelaku Penyekapan di Mako Polrestabes Makassar (Foto:Syamsul Alam/Fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tiga pelaku penyekapan seorang gadis 14 tahun berinisial MU  diamankan aparat kepolisian. Para pelaku menyekap korban di dalam sebuah ruko di Jalan Sultan Alauddin Kota Makassar pada Jumat 11 Januari 2019 lalu.

Tak hanya disekap, gadis malang tersebut juga disetubuhi oleh tiga lelaki hidung belang secara bergiliran.Kejadian berawal saat pelaku berinisial RM berkenalan dengan korban di media sosial. Kemudian pelaku mengajak korban jalan-jalan ke Pantai Losari Makassar.

Pada Jumat malam, RM pun menjemput gadis tersebut di rumah tantenya di Kelurahan Bonto Parang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa.

Akan tetapi, bukannya mengajak korban jalan-jalan, pelaku malah membawa korban ke ruko meubel tempat RM bekerja. Dari situlah, korban disekap di lantai dua di kamar pelaku.

“Pelaku mengajak jalan-jalan korban, tapi pelaku tidak mengajarkan jalan-jalan malah diajak ke rumahnya untuk dilakukan hubungan badan oleh pelaku RM,”ujar Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo saat konferensi pers di Mako Polrestabes Makassar, Senin (14/1/18).

Kasus penyekapan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Tamalate Kota Makassar yang terjadi pada Jumat dan Sabtu sudah kita ungkap

RM lalu mengikat tangan dan menutup mulut korban untuk melampiaskan nafsunya. Setelah itu, giliran kedua rekan pelaku berinisial SM dan AM melampiaskan nafsu birahinya.

“Hubungan antara tiga pelaku ini saling kenal saja, jadi kalau terkait merencanakan kami masih dalami dulu,”lanjutnya.

Dikatakan Wahyu, korban berusaha melarikan diri sebanyak dua kali. Dan usaha yang kedua kali ia berhasil, dan kemudian melapor ke kantor polisi.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, polisi pun melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Dan berselang satu hari, ketiga pelaku tersebut berhasil diringkus.”Salah satu pelaku mendapatkan timah panas karena pada saat penangkapan ada upaya-upaya melawan hari terpaksa kami lumpuhkan,”jelasnya.

“Jadi ini perbuatan yang sungguh sungguh tidak harus terjadi. Dan saat ini korban masih kita lindungi,”tandasnya.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat undang-undang nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak

“Kita akan jerat pasal perlindungan anak paling lama 15 tahun. Termasuk mungkin undang-undang lainnya yang akan kita masukkan,”pungkasnya.(sul)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!