Sri Mulyani Jadi Kandidat Presiden Bank Dunia, Luhut: Kenapa Tidak?

Senin, 14 Januari 2019 - 13:24 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Usai Yong Kim mundur dari jabatannya sebagai Presiden Bank Dunia, teka-teki siapa penggantinya terus bermunculan. Bahkan, nama Menteri Keuangan Sri Mulyani masuk menjadi kandidat orang nomor satu di lembaga keuangan internasional tersebut.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menilai Sri Mulyani bisa saja menjadi kandidat Presiden Bank Dunia. Hanya saja, peluang untuk terpilih sangat kecil.

“Bisa-bisa saja, kenapa tidak? Tapi biasanya (jabatan) itu dipegang oleh negara yang paling banyak sumbangannya disana. Ada akal-akalan lah. Kalau kandidat-kandidat, ya boleh saja,” ujar Luhut dalam Coffee Morning di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (14/1).

Menurut Luhut, peluang menjadi presiden Bank Dunia tidaklah mudah. Pasalnya, Amerika yang punya pengaruh cukup besar, tidak akan semudah itu memberikan jabatan presiden kepada orang yang bukan dari negaranya.

“Tapi kalau sampai jadi itu suatu kehormatan. Saya takut Amerika tidak mau menyerahkan itu. Sepanjang itu dibentuk, selalu presiden world bank orang Amerika,” jelasnya.

Meski demikian, Luhut menilai posisi itu tidak terlalu penting bagi Indonesia. Dia berpendapat, yang terpenting bagi Indonesia adalah bisa menempati posisi-posisi di bawahnya seperti jabatan Direktur Pelaksana Bank Dunia yang pernah diemban Sri Muluyani.

“Yang harus diisi itu sebenarnya yang di bawah-bawahnya itu seperti Sri Mulyani dulu. Jadi kita beruntung ada Sri Mulyani dulu,” tandasnya. (JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *