Gaji Bos Abu Tours Rp54 Juta, Istri Rp30 Juta

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Di hadapan majelis hakim, bos biro perjalanan haji dan umrah PT Amanah Bersama Umat (ABU) Tours, Hamzah Mamba alias Abu Hamzah mengaku digaji Rp54 juta dalam sebulan. Belum lagi pengeluaran lainnya yang bersifat pribadi, diambil dari uang perusahaan yang dikelolanya.

Fakta ini terungkap pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Senin (14/1). Jaksa penuntut umum (JPU) membeber bukti-bukti pengelolaan serta penggunaan uang perusahaan yang dipimpinnya.

Lanjutan sidang perkara dugaan penipuan, penggelapan, dan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang milik jamaah umrah PT Abu Tours sebesar Rp1,4 triliun, kemarin memasuki agenda pemeriksaan terdakwa. Ada empat orang terdakwa yang dihadirkan. Masing-masing CEO PT Abu Tours Hamzah Mamba. Komisaris PT Abu Tours Nursyariah Mansyur dan Chaeruddin. Serta Manajer Keuangan PT Abu Tours M Kasim.

Dalam persidangan, JPU Nanang Riana menunjukkan bukti bukti dokumen berupa neraca keuangan, serta laporan keuangan PT Abu Tours. Terungkap fakta bahwa terdakwa telah menggunakan uang perusahaan hingga mencapai miliaran.

Hamzah Mamba bersama istrinya memperoleh gaji yang cukup besar. Selaku CEO perusahaan, ia dibayar Rp54 juta sebulan. Sementara istrinya Nursyariah Mansyur sebagai komisaris kebagian Rp30 juta per bulan.

”Iya, memang itu jumlah gaji yang saya terima setiap bulan dari perusahaan. Jumlahnya saya yang tentukan sendiri,” ujar Hamzah Mamba dalam persidangan, kemarin.

Selain itu, ada pula biaya rutin dan operasional yang harus dikeluarkan perusahaan untuk kebutuhan rumah tangga Hamzah Mamba. Yakni Rp500 juta hingga Rp1 miliar.

Namun, menurut Hamzah, jumlah itu tergantung dari rutinitas kegiatan operasional dalam mengurus serta mengelola perusahaan dan mengurus jamaah.

Sedangkan untuk biaya kebutuhan pribadi, biaya yang digunakan antara Rp100 juta sampai Rp200 juta.

“Itu untuk biaya anak di Singapura Rp100 juta, biaya sewa rumah Rp20 juta,” terang JPU Nanang Riana seraya menunjukkan bukti laporan pengeluaran keuangan PT Abu Tours di hadapan majelis hakim.

Di depan persidangan, Hamzah Mamba mengklaim bahwa seluruh permintaan penggunaan uang perusahaan tanpa melalui prosedur.

“Saya biasa meminta uang operasional sama Kasim hanya melalui WhatsApp. Uang yang saya minta itu langsung masuk ke rekening pribadi saya,” akunya.

Ia beralasan, seluruh pengeluaran serta penggunaan uang PT Abu Tours tujuannya untuk mempercepat serta memperlancar operasional perusahaan, serta keberangkatan jamaah. (mat/bkm/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment