Jumlah Orang Miskin era Jokowi Turun 2,8 Juta Per September 2018

Selasa, 15 Januari 2019 - 14:36 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Jumlah penduduk miskin pada September 2018 turun lagi sebesar 2,8 juta orang dibandingkan Maret 2018. Angka tersebut mempertahankan jumlah persentase single digit yang dicapai oleh Presiden Joko Widodo pada Maret 2018 lalu yakni 9,82 persen menjadi 9,66 persen pada September 2018.

“Kalau dihitung dari jumlah penduduk, dari 25,95 juta ke 25,67 juta. Kita masih punya PR kalau dibandingkan kemiskinan kota dan desa,” kata Kepala Badan Pusat Statisik (BPS) Kecuk Suhariyanto di Gedung BPS, Selasa (15/1).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat secara umum pada periode 2003-September 2018 tingkat kemiskinan di Indonesia memang mengalami tren penurunan. Jumlah orang miskin pernah naik drastis pada 2006, September 2013 dan Maret 2015.

Pada tahun pertama sensus kemiskinan era Jokowi, tepatnya Maret 2015 angka kemiskinan sempat naik dari 27,73 juta menjadi 28,59 juta. Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengatakan kenaikan penduduk miskin saat itu dipicu oleh tingginya harga barang kebutuhan pokok yang disebabkan oleh naiknya harga bahan bakar minyak.

Berikut adalah perkembangan jumlah penduduk miskin selama masa pemerintahan Presiden  dan Wapres Jokowi-JK jika dihitung sejak September 2014.

September 2014:  27,73 juta

Maret 2015: 28,59 juta

September 2015: 28,51 juta

Maret 2016: 28,01 juta

September 2016: 27,76 juta

Maret 2017: 27,77 juta

September 2017: 26,58 juta

Maret 2018: 25,95 juta

September 2018: 25,67 juta.

 

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.