Ini Hasil Survei Terbaru Charta Politika Terkait Pilpres

Rabu, 16 Januari 2019 - 19:14 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Jelang pelaksanaan debat perdana, elektabilitas Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno masih tertinggal. Berdasar hasil survei Charta Politika, pasangan calon nomor urut 02 tertinggal 20 persen dari Jokowi-Maruf Amin.

Dalam simulasi kertas suara, Prabowo-Sandi masih memperoleh suara sebesar 34,1 persen. Sedangkan pasangan calon Jokowi-Ma’ruf masih unggul dengan 53,2 persen, sisanya belum memberikan jawaban.

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya mengatakan, bila ditelisik dari tren elektabilitas kedua paslon pada April-Oktober 2018, pasangan calon nomor urut 01 mengalami penurunan dari 58,8 persen menjadi 53,2 persen.

“Sedangkan pasangan calon nomor urut 02 mengalami peningkatan dari 30,0 persen menjadi 35,5 persen,” kata Yunarto di Jakarta, Rabu (16/1).

Sementara pada periode Oktober-Desember 2018, elektabilitas kedua pasangan calon cenderung stagnan dan tidak ada perubahan signifikan.

“Jokowi-Ma’ruf cenderung stagnan diposisi 53,2 persen, sedangkan Prabowo-Sandi menurun tipis dari 35,5 menjadi 34,1 persen,” jelas dia.

Menurut Yunarto, stagnasi elektabilitas di dua kubu pasangan calon lantaran masih tingginya strong voters yakni 80 persen. Itulah sebabnya, dalam beberapa bulan terakhir, elektabilitas kedua paslon seolah mandek.

“Strong voters itu pemilih-pemilih yang nanti kalau ada kesalahan dilakukan calon tidak sampai mengubah pilihan. Kecuali sampai skala ekstrem. Jadi ini sudah terjadi pada pertarungan asal bukan Jokowi, asal bukan Prabowo,” tuturnya.

Selain alasan itu, Yunarto menilai masyarakat tengah jenuh dengan pola kampanye yang dilakukan kedua paslon beberapa bulan terakhir. Menurut dia, pemilih tengah mencari pandangan-pandangan baru di sisa masa kampanye ini

“Semoga debat ini bisa memancing dialog di tataran masyarakat. Faktor lain karena memang pemilih yang belum rasional sehingga tidak terlalu sensitif terhadap perubahan isu,” pungkasnya.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.