Harga Tiket Pesawat Naik, PT Pelni Justru Untung


FAJAR.CO.OD, MAKASSAR — Pengusaha travel atau biro perjalanan mengeluh dengan harga tiket pesawat yang masih tinggi setelah Natal dan Tahun Baru. Mahalnya harga tiket ini bakal mengurangi minat konsumen untuk memakai pesawat sebagai moda transportasi, khususnya untuk wisata dalam negeri.Akan tetapi, mahalnya tiket pesawat justru memberikan dampak positif bagi moda transportasi laut seperti PT Pelni.Manager PT Pelni Makassar, Budi Wibowo mengatakan bahwa sejak natal dan tahun baru akibat dari mahalnya harga tiket pesawat memberikan tren positif. Hal itu ditandai dengan meningkatnya jumlah penumpang sekitar 10 persen.”Ada kenaikan jumlah penumpang sekitar 10 persen dari yang kemarin kita angkut sekitar 22 ribu penumpang dibanding tahun kemarin sekitar 20 ribu penumpang,”ujar Budi saat ditemui di ruangannya, Kamis (17/1/19).Meskipun peringatan gelombang tinggi dari BMKG, namun minat masyarakat akan moda transportasi laut seperti Pelni ini tetap menjadi pilihan.”Karena dari otoritas pelabuhan dalam hal ini Syahbandar tetap mengizinkan kita untuk berlayar. Tapi tergantung dari besar kapal dan bobotnya juga,”lanjutnya.Meskipun demikian, kata Budi, meningkatnya jumlah penumpang ini tidak membuat PT Pelni menaikkan harga tiket.”Kalau untuk harga tiket PT Pelni tetap, tidak ada kenaikan harga. Begitu juga page season maupun low season, harga tetap. Karena kita perusahaan milik negara,”pungkasnya.Adapun peningkatan jumlah penumpang berdasarkan tempat tujuannya, yaitu ke arah barat seperti Surabaya, Tanjung Priok, termasuk tanjung pinang. Sementara ke arah timur itu seperti Sorong, Nabire, termasuk juga ke arah Labuan Bajo maupun Bima.(sul)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar