KPU Klaim Hemat Rp 200 Miliar Lebih di Pengadaan Surat Suara

Minggu, 20 Januari 2019 - 20:56 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut telah berhasil melakukan penghematan dalam proses produksi ini dari pagu anggaran yang telah ditetapkan.

“Dari pengadaan surat suara ini, KPU setidaknya berhasil melakukan penghematan Rp 291.378.192.100 (32,57 persen) dari total pagu Rp 894.720.293.000 atau telah hemat Rp 269.349.301.525 (30,86 persen) dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp 872.691.402.425,” kata Komisioner KPU Ilham Saputra di gedung Kompas Gramedia, Jakarta, Minggu (20/1).

KPU resmi memulai proses produksi surat suara untuk kebutuhan Pemilu 2019 hari ini (Minggu, 20/1).

Total ada 939.879.651 surat suara yang akan diproduksi serentak oleh enam konsorsium ditambah satu perseroan terbatas hingga tiga bulan ke depan.

Ada 6 perusahaan yang terdiri dari lima konsorsium dan 1 perseroan terbatas yang memegang hak pencetakan surat suara.

Keenam perusahaan tersebut di antaranya PT Aksara Grafika Pratama sebanyak 68.176.374 surat suara, PT Balai Pustaka sebanyak 137.894.529 surat suara, PT Gramedia 292.019.984, PT Temprina Media Grafika 25.019.544 surat suara.

Kemudian PT Puri Panca Puji Bangun 107.714.90 surat suara dan PT Adi Perkasa Makassar 77.054.270 surat suara.

“Proses produksi sesuai jadwal tender berlangsung 19 Januari-19 Maret 2019 sementara distribusi dan serah terima berlangsung 1-29 Maret 2019,” terang Ilham. [jto/rmol]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *