Wagub Sulsel Ancam Mutasi Kepsek Jika Lulusan Tak Tahu Mengaji, NA: Jangan Terlalu Mendadak

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menanggapi terhadap wacana Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman yang memberikan ancaman mutasi kepada kepala sekolah jika siswa lulusan SMA tidak tahu mengaji.

Menurut Nurdin, keputusan tersebut tidak harus diberlakukan secara mendadak. Sehingga perlu diberikan batasan waktu untuk memperbaikinya.

“Jangan terlalu mendadak begitu, harus ada waktu. Lima tahun ke depan baru di berlakukan. Orang baru belajar mengaji bagaimana?. Jadi kalau saya kita ini tidak boleh mendadak, ya. Apapun yang mau kita buat aturan dikasi batas waktu,”terangnya, Jumat (18/1/19).

Selain itu, kata Nurdin, pemberlakukan aturan harus memberikan dampak yang baik bagi semua kalangan, sehingga tidak ada yang dirugikan.

“Sama pedagang kaki lima saya kasi waktu 6 bulan harus bersih. Tapi kalau besok saya tidak mau lihat pedagang kaki lima, kelabakan orang pak. Dia harus persiapkan tempatnya dulu baru dilakukan,”jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan pentingnya pendidikan vokasi dan karakter akhlak, pada Rapat Koordinasi (Rakor) Tersebut Pendidikan Provinsi Sulsel di Hotel Claro Makassar, Kamis 17 Januari 2019 kemarin.

Selain itu, ia juga meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Sulsel untuk mengevaluasi kepala sekolah jika terdapat lulusan yang belum bisa mengaji. (sul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...