Anggap Jaksa Keliru, Kuasa Hukum Bos Abu Tours Siapkan Berkas Pledoi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Usai kliennya dituntut 20 tahun penjara, tim kuasa hukum bos Abu Tours Hamzah Mamba fokus untuk mempersiapkan seluruh perampungan berkas pledoi. Pembelaan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dipersiapkan untuk dipaparkan dalam sidang lanjutan 24 Januari mendatang.

“Tentu kami siapkan untuk pembelaan. Jadi tunggu saja nanti di sidang (lanjutan) nanti,” kata perwakilan tim kuasa hukum terdakwa, Trimeti Margareta Siboro, usai sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Senin (21/1).

JPU sebelumnya menuntut Hamzah Mamba selama 20 tahun penjara dan denda Rp 100 juta. Jika denda tak mampu dibayarkan, orang nomor satu dalam jajaran perusahaan penyedia layanan jasa pemberangkatan haji dan umrah itu akan menjalani masa kurungan penjara tambahan selama satu tahun.

Dua pasal utama, diterapkan JPU untuk perbuatan pidana yang dilakukan Hamzah Mamba melalui perusahaannya. Pertama pasal 372 juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 juncto pasal 64 ayat 1 ke 1 KUHP tentang penggelapan. Menyusul pasal 3 Undang-undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 juncto pasal 64 ayat 1 ke 1 KUHP.

Hamzah dituntut karena secara sengaja dan sadar melakukan pelanggaran hukum, menggelapkan dan mencuci atau menggunakan uang Rp 1,2 triliun milik 96 ribu jamaah yang tersebar di 15 provinsi se-Indonesia. Uang yang sedianya diperuntukan memberangkatkan jamaah, justru digunakan Hamzah untuk keperluan pribadi.

Menurut Trimeti, JPU keliru dengan sangkaan pasal awal. Merujuk pada berkas dakawaan, JPU memasukan pasal penipuan untuk perbuatan Hamzah Mamba. Namun dalam perjalanan persidangan, JPU tak menemukan bukti yang mengarahkan perbuatan penipuan oleh Hamzah.

“Yang namanya hukuman maskimal tentu memberatkan ya. Tapi penipuannya tidak terbukti. Makanya nanti akan kami buktikan juga yang lainnya nanti,” pungkasnya.(Jawapos)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment