Australia Protes Soal Ba’asyir, Luhut: Emang Dia yang Ngatur Kita?

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memberikan tanggapan terkait rencana pembebasan narapidana terorisme, Abu Bakar Ba’asyir, yang diprotes oleh Australia. Menurutnya, Negeri Kangguru itu tidak punya hak untuk mengatur kebijakan pemerintah.

“Emang dia (Australia) yang ngatur kita?,” ujarnya di Kemenko Kemaritiman, Senin (21/1).

Luhut menjelaskan, rencana pembebasan Ba’asyir bukan bagian dalam rencana politik Presiden Jokowi. Dia menilai langkah itu dilakukan karena mempertimbangkan kemanusiaan.

“Saya kira itu kan masalah kemanusiaan ya. kalau dulu kan pak Abu Bakar Ba’asyir kita pindahkan Dari Nusakambangan ke Jakarta, kan itu kemanusiaan juga. Karena kesehatan beliau udah tua jadi kita pindahin kemari,” jelas Luhut.

Sebelumnya, Scott Morrison mengatakan telah melakukan kontak dengan pemerintah Indonesia. Dia menyatakan keberatan atas pembebasaan Ba’asyir.

“Posisi Australia tentang masalah ini tidak berubah, kami selalu menyatakan keberatan yang paling dalam,” kata Morrison di Melbourne seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (19/1).

Sementara Presiden Jokowi mengatakan bahwa keputusan ini sepenuhnya atas dasar kemanusiaan. Mengingat usia Ba’asyir telah menginjak 80 tahun. Ditambah kondisi fisiknya yang sudah mulai sakit-sakitan.

“Yang pertama memang alasan kemanusiaan. Artinya, beliau kan sudah sepuh. Ya pertimbangannya kemanusiaan,” kata Jokowi. (JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar