CEO PSM Usul KLB PSSI Degelar Usai Pemilu

Senin, 21 Januari 2019 - 18:11 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Wacana pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI mencuat usai Edy Rahmayadi undur sebagai ketua. Agenda tersebut menuai pro dan kontra.

Chief Executive Officer (CEO) PSM Makassar Munafri Arifuddin menilai Kongres Luar Biasa PSSI atau KLB PSSI tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat.

Menurut pria yang karib disapa Appi itu, PSSI masih harus menjalankan beberapa agenda penting.Selain itu, ada beberapa agenda nasional yang juga menyita perhatian.

“Jangan sekarang. Ingat, ada pesta demokrasi yakni pemilu dan pilpres. Setelah itu baru kita berpikir apakah akan KLB atau tidak,” ujar Appi, Senin (21/1/2019).

Seperti diketahui, Edy Rahmayadi memutuskan mundur saat berpidato dalam Kongres PSSI 2019 di Bali, Minggu (20/1/2019).

Dia menyerahkan secara simbolis bendera PSSI kepada Joko Driyono selaku wakil ketua umum.

Dengan demikian, Joko akan memimpin PSSI hingga 2020. Sebab, jabatan Edy Rahyamadi memang tinggal setahun lagi.

“Ya, itulah keputusan yang dilakukan. Diambil dengan segala risiko dan konsekuensi. Secara statuta PSSI, siapa pun ketum yang berhalangan, maka wakil yang usia tertua ditunjuk jadi plt,” kata Munafri.

(ies/jpc/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.