Gula Pasir Curah Hampir Rp 11 Ribu per Kilo

Senin, 21 Januari 2019 - 17:38 WIB

FAJAR.CO.ID, KEDIRI – Tingginya permintaan gula membuat harga gula pasir merangkak naik. Jika sebelumnya di kisaran Rp 9.500 per kilogram, meningkat menjadi Rp 10 ribu hingga Rp 10.500 per kilogram.

Seperti diungkapkan Ridwan Indrajid, 26, salah satu pemilik toko pracangan di Pasar Tradisional Setonobetek. “Dari pemasoknya sudah naik,” ungkapnya saat dijumpai Jawa Pos Radar Kediri di tokonya.

Diakuinya kenaikan harga terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama hingga satu bulan. Harga gula pasir diakui stabil di angka Rp 9.500 per kilogram, lalu naik menjadi Rp 10 ribu per kilogram setelah satu bulan.

Kemarin (20/1) diketahui harga gula pasir per kilogram sudah naik Rp 500 menjadi Rp10.500 per kilogram. Untuk ketersediaan gula pasir diakuinya masih stabil walaupun tidak melimpah, namun permintaan gula pasir meningkat.

Mulai dari pemenuhan kebutuhan rumah tangga, keperluan berdagang makanan minuman hingga hajatan. Gula yang dikemas dengan plastik ini juga lebih dilirik konsumen daripada gula dalam kemasan. Selain harganya lebih murah, kualitas rasa manisnya cenderung sama. “Kalau kemasan fisiknya lebih bersih,” tuturnya.

Ia juga menceritakan bila sebagian besar pedagang tidak menakar gula pasir pas satu kilogram, sehingga wajar bila harga di bawah pedagang lainnya. Kenaikan harga gula pasir ini diakuinya tetap mendapatkan keluhan dari konsumen. Indra tetap menjelaskan bila kenaikan harga berasal dari pemasok gula pasir. Tidak hanya di Pasar Tradisional Kota Kediri, harga gula pasir di toko pracangan di Kabupaten Kediri juga sama Rp 10.500 per kilogram.

Hal ini juga diakui Meta Sonya, pemilik toko pracangan yang ada di Desa Jagung, Pagu. “Gula sekarang harganya Rp 10.500 per kilogram,” terangnya. Ia akui bila kesadaran pedagang makanan dan minuman meningkat sehingga yang tadinya menggunakan pemanis buatan beralih ke gula pasir. (rk/baz/die/JPR/JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *