Kecewa Dengan Jokowi, Pemuda Buton Potong Tangan di Depan Istana


FAJAR.CO.ID, JAKARTA – La Ode Tasrifin, salah satu pemuda asal Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) terpaksa harus melukai dirinya sendiri. Menggunakan silet, Tazrufin memotong tangan kirinya sebagai bentuk kekecewaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Aksi tersebut dilakukan saat Ia bersama dengan puluhan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara di Jakarta, Senin (21/1).Massa aksi kecewa dengan janji Presiden Jokowi yang sampai saat ini belum direalisasi. Janji yang dimaksud adalah terkait dengan pengelolaan Aspal Buton. Dalam 5 kali pertemuan yang dilakukan oleh Bupati Buton, baik saat masih dipimpin Samsu Umar Abdul Samiun dan La Bakry, Presiden Jokowi memberikan syarat untuk segera dibentuk Perusahaan Daerah (Perusda) jika ingin pengelolaan Aspal Buton oleh Pemda Buton.”Ini sebagai bentuk kekecewaan dan kemarahan kami terhadap Pak Jokowi. 5 kali pertemuan Pak Jokowi hanya berjanji tapi tidak ada realisasi sampai saat ini. Padahal, syarat yang disampaikan Pak Jokowi sudah dipenuhi sejak lama,” kata Tazrufin sambil memotong tangannya dengan menggunakan silet.Atas aksi tersebut, Tazrufin langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk diambil tindakan medis. Ia harus menjalani operasi ringan dengan 5 jahitan di tangan kirinya. “Sudah dibawa ke rumah sakit tadi. Saya habis telpon teman yang antar ke rumah sakit, katanya 5 jahitan karena cukup lebar tadi lukanya,” jelas Yuliadin Pasarwajo, Koordinator Pemuda Buton Kabarakti.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...