Masyarakat Harap Tenang, Stok Beras di Bulog Cukup Hingga Mei

Senin, 21 Januari 2019 - 18:22 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Politikus PDI Perjuangan Charles Honoris meminta Calon Presiden Prabowo Subianto tidak membuat gaduh masyarakat perihal ketersediaan beras nasional.

Dia berkaca pada pidato kebangsaan yang disampaikan Prabowo di Jakarta beberapa waktu lalu.

Saat itu Prabowo menyebut jumlah cadangan beras nasional hanya mampu bertahan sampai tiga pekan.

Menurut Charles, ini bukan kali pertama Prabowo mengeluarkan pernyataan yang salah.

“Ada juga katanya satu slang cuci darah di RSCM dipakai sampai 40 orang, stok BBM menipis, BUMN mau bangkrut, dan lain-lain,” ujar Charles, Senin (21/1).

Menyoal isu jumlah beras yang disampaikan Prabowo, Charles menilai masyarakat saat ini sudah cerdas dan tak mudah terprovokasi.

“Banyak sumber data dari lembaga resmi bisa dicek masyarakat dengan terbuka. Transparan data yang ada, termasuk jumlah beras. Jangan buat gaduh,” ucap Charles.

Charles meminta Prabowo menyampaikan data yang dapat dipertanggungjawabkan, terutama yang menyangkut urusan pangan.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Pertanian, pada periode Januari sampai Maret 2019 merupakan musim panen padi. Dengan demikian, akan ada penambahan jumlah beras nasional.

Di sisi lain, data Badan Urusan Logistik (Bulog) menunjukkan stok beras yang ada sampai Januari 2019 mencapai 2,1 juta ton.

Jumlah tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan hingga Mei 2019. (jos/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *