Soal Pembebasan Baasyir, Ganjar: Semoga Tidak Ada Hal-hal Negatif

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menanggapi soal bebasnya terpidana kasus terorisme asal Solo, Abu Bakar Baasyir. Ia berharap, hal ini bisa memberikan ketentraman bagi siapapun.

Ketentraman yang dimaksud Ganjar yakni bagi keluarga terpidana, masyarakat, komunitasnya, dan Baasyir sendiri. “Tentu pembebasan bersyarat ini akan baik bagi Indonesia,” kata Ganjar melalui keterangan resminya, Semarang, Minggu (20/1) malam.

“Mudah-mudahan semua akan bisa menyambut baik dan gembira. Semoga tidak ada hal-hal yang negatif,” sambungnya.

Sekadar diketahui, Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu menyetujui pembebasan bersyarat, Abu Bakar Baasyir yang dipidana 15 tahun akibat keterlibatannya pada kasus terorisme. Pendiri Ponpes Al-Mukmin Ngruki berusia 81 tahun itu rencananya akan dipulangkan ke Solo, Jawa Tengah awal pekan depan.

Kendati begitu, pihak Ganjar sendiri belum mendapat kepastian soal waktu pasti kepulangan Baasyir. Belum ada informasi dari Pusat. “Tugas kami biasanya bersama Forkompimda menyiapkan itu dengan baik sesuai apa yang mesti kami lakukan,” ujarnya.

Lebih jauh, Ganjar menerangkan bahwa pihaknya tidak melakukan persiapan khusus terkait pemulangan Baasyir ke Solo. Termasuk koordinasi dengan jajaran kepolisian juga tidak ada yang spesial.

“Kami biasanya mekanis dan reflek, karena yang begini ini pasti sudah ada prosedurnya. Contoh dulu mau ada eksekusi di Nusakambangan, kami bersama Kepolisian dan Forkompimda rapat terus, bagaimana agar tidak terjadi hal yang negatif,” tegasnya sembari berharap semua rencana terkait pembebasan dan kepulangan Baasyir ini dapat berjalan lancar.

“Biarkan beliau pulang dengan segala keputusan bijak dari Presiden Joko Widodo,” tutupnya. (JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar