15 Kg Sabu Diamankan di Perbatasan Riau-Malaysia, Polisi Bekuk 3 Orang

FAJAR.CO.ID, ROHIL - Sabu-sabu sebanyak 15 kg gagal dikirim dari Malaysia ke Indonesia. Aparat Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hilir (Rohil) dan Polsek Panipahan lebih dulu mengamankannya di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rohil, Riau. Daerah tersebut merupakan perbatasan Riau dengan Malaysia.

"Bermula dari laporan masyarakat terkait adanya peredaran gelap narkotika di jalur perairan Pasir Limau Kapas yang berbatasan dengan Malaysia. Kemudian tim gabungan melakukan penyelidikan dari semua jalur perlintasan. Baik di darat maupun perairan," kata Kasat Reserse Narkoba Polres Rohil AKP Herman Pelani, Selasa (22/1).

Setelah hampir 3 minggu melakukan penyelidikan, tim akhirnya memperoleh informasi adanya penyelundupan sabu dengan jumlah besar pada Jumat (18/1) petang. Sabu-sabu berasal dari Malaysia yang akan masuk ke Sungai Daun, Kecamatan Pasir Limau Kapas.

Ada 3 tersangka yang diamankan dari pengungkapan ini. Adalah AS, 32; JM, 23; RH, 34. Mereka merupakan warga Kecamatan Pasir Limau Kapas.

"Penangkapan pertama dilakukan terhadap AS. Saat itu dia sedang melintas di Jalan Teluk Piyai. Tapi bersamanya tidak ditemukan barang bukti. Kemudian tim menginterogasi dan dia mengaku kalau memang benar ada barang haram yang masuk dari Malaysia," ungkap Herman.

Sabu-sabu tersebut dibawa dari Malaysia menggunakan kapal pengangkut kayu. Selanjutnya, sabu diturunkan di salah satu pelabuhan tikus di Kecamatan Pasir Limau Kapas. "Jadi barang itu sudah dipindahkan ke mobil Toyota Avanza untuk diantarkan ke Pekanbaru," sebut Herman.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono


Comment

Loading...