Banjir Bandang Terjang Gowa, Selepas Duhur Air Sempat Setinggi Kepala

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, GOWA – Proses evakuasi para korban terdampak banjir bandang di Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa berlangsung dramatis, Selasa petang (22/1). Tim gabungan yang diterjunkan ke lokasi langsung bergerak cepat dengan mengevakuasi warga.

Sejumlah warga sempat menyelamatkan diri ke tempat aman setelah banjir bandang menerjang. Umumnya, mereka bertahan di lantai dua dan atap rumah warga. Mereka berusaha menghindari derasnya aliran air yang menerjang seisi kelurahan.

“Tadi awalnya masih sampai mata kaki, waktu siang sekitar jam setengah sebelas sebelum salat Duhur. Pas lewat (setelah) orang salat tiba-tiba air langsung naik sampai atas kepala,” cerita Anca salah seorang warga setempat ditemui di lokasi.

Hujan deras disertai angin kencang membuat suasana evakuasi semakin mencekam. Pantauan di lokasi, anggota TNI tampak tergopoh-gopoh menyelamatkan para warga dari terjangan banjir bandang.

Korban yang didominasi balita dan perempuan renta dibopong keluar dari rumah-rumah. Mereka dibawa ke lokasi yang lebih aman.

Tim evakuasi gabungan menggunakan tali yang diikatkan ke tiang. Tali itu berfungsi untuk menahan tim evakuasi agar tetap berdiri. Memperkuat pijakan kaki dari derasnya terjangan air.

Di kelurahan Pallangga, terdapat sejumlah lokasi yang cukup terdampak parah. Bahkan ketinggian air mencapai kepala orang dewasa.

Lokasi lain yang terdampak antara lain di kawasan kompleks Perumahan Nusa Mappala Gowa. Di situ tim gabungan Basarnas, BPBD Sulsel, TNI-Polri juga sibuk mengevakuasi para korban yang sudah berjam-jam bertahan di atap rumah.

Ketinggian air terpantau menutupi pintu-pintu perumahan. Tim gabungan juga menyediakan perahu karet dan pelampung untuk kebutuhan evakuasi.

Hingga berita ini ditulis pukul 18.48 WITA, tim gabungan masih terus berupaya mengevakuasi korban. Belum ada laporan resmi berapa total korban yang terdampak banjir bandang. Juga belum diketahui apakah bencana tersebut menimbulkan korban jiwa atau tidak.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...