Elektabilitas Prabowo cuman Terpaut 9 Persen, Ini Reaksi TKN

Selasa, 22 Januari 2019 - 18:59 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Hasil survei terbaru Median menghasilkan selisih elektabilitas antara petahana Joko Widodo dan Prabowo Subianto semakin menipis menjadi 9,3 persen. Kubu 01 sendiri meraih elektabilitas 47,9 persen, sedangan kubu 02 mendapat 38,6 persen.

Menanggapi itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Arsul Sani tidak terkejut mendengar hasil survei Median. Menurutnya, hasil tersebut layak dipertanyakan.

“Saya tak terkejut kalau survei Median,” ujar Arsul di kompleks DPR RI Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (22/1).

Arsul juga menjelaskan, tidak seluruh lembaga survei dipercayainya. Dia hanya percaya kepada lembaga survei yang tidak pernah menerima pesanan survei dari partai manapun.

“Saya terus terang kalau survei yang saya lihat yang benar-benar dia tidak pernah menerima pesanan dari partai tertentu atau kelompok tertentu,” kata Arsul.

Sekretaris Jenderal PPP itu menyebut rekam jejak Median sudah jelas arah politiknya. Seperti pada Pilpres 2014. “Jadi kalau Median keluarkan hasil survei saya enggak terkejut. Bisa dilihat di pilpres 2014 track recordnya,” jelasnya.

Arsul lantas menyoroti ketidaktransparanan lembaga survei yang merilis temuannya ke publik. Yaitu tidak adanya penjelasan siapa donatur yang membiayai surveinya.

“Survei ini dibiayai oleh siapa kan enggak ada,” pungkasnya.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *