Produksi Melimpah, BKP Kementan Optimalkan Serapan Gabah

Bulan Januari s.d Maret 2019 ini produksi padi akan meningkat, konsumsi cukup dan surplus beras tinggi.

Demikian disampaikan Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi dalam Rapat Koordinasi Serapan Gabah (Sergap) Petani di Kantor Divisi Regional Perum BULOG Jawa Timur-Surabaya, Selasa (22/01).

Rakor yang diselenggarakan oleh BKP Kementan-Bulog ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi serapan gabah BULOG dari petani yang sedang mengalami panen raya.

Menurut Agung, kegiatan sergap sangat penting dalam melindungi petani dari harga jatuh dan meningkatkan cadangan pangan pemerintah. Untuk itu Kementan bersama stakeholder terkait akan mengoptimalkan serapan gabah ke petani.

"Produksi gabah kering giling (GKG) bulan Januari diperkirakan mencapai 4,31 juta ton, bulan Februari 7,87 juta ton, dan Maret 12,74 juta ton. Kita tahu di bulan-bulan seperti ini harga gabah akan jatuh, oleh sebab itu pemerintah memastikan hadir di tengah-tengah petani untuk membeli hasil produksi mereka dengan harga yang pantas," jelas Agung

Jawa Timur yang merupakan andalan sentra produksi padi menjadi sasaran Kementan dalam pencapaian serapan gabah. Di Provinsi ini potensi produksi setara beras bulan Januari hingga Maret mencapai 2,3 juta ton, jika dikurangi kebutuhan konsumsi, masih surplus 1,6 juta ton.

"Dari 1,6 juta ton itu kita targetkan 279 ribu ton dapat diserap oleh Bulog," imbuh Agung

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...