Terkait Kasus OSO, Komisi II Dukung Keputusan KPU

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Desakan kader Partai hati Nurani Rakyat (Hanura) kemarin di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memasukan nama Ketua Umum Partai hanura Oesman Sapta Odang (OSO) dalam daftar nama calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Pileg 2019.

Desakan itu tak lepas dari keputusan KPU untuk mendiskualifikasikan nama OSO lantaran masih menjabat Ketua Umum Partai Hanura. Pasalnya, dalam aturan PKPU Nomor 14 Tahun 2018 tentang pencalonan perseorangan peserta pemilu anggota DPD.

Anggota Komisi II DPR-RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menuturkan, pihaknya selalu mendukung keputusan KPU yang berpegang pada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait revisi PKPU nomor 14 tahun 2018 itu.

“Yah saya mendukung KPU untuk menegakan aturan, karena Mahkamah Konstitusi sudah tegas dan saya mengapresiasi KPU yang tegas mengikut keputusan Mahkamah Konstitusi,” kata Mardani Ali Sera kepada wartawan, Selasa (22/1).

Meski setiap pihak memiliki penafsiran berbeda terkait revisi PKPU Nomor 14 Tahun 2018, namun KPU sudah dipastikan memahami keputusan tersebut dengan berbagai pendapat dan biro hukum yang dimiliki.

“Yah masing-masing punya tafsir, tetapi saya yakin KPU dengan biro hukumnya dengan kapasitas personal, Komisionernya dan institusinya. Saya mendukung KPU,” jelasnya. (RGR/Fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar