Diupah Rp10 Juta, Dua Pengedar Sabu 5 Kg Huni Hotel Prodeo

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel, kembali berhasil memutuskan jaringan peredaran narkoba dengan barang bukti hampir mencapai 5 kilogram (kg). Dua tersangka pun dibekuk dan satu diantaranya dihadiahi timah panas saat berusaha kabur.

Adalah Muslimin alias Messi bin Kardi beserta rekannya Wisnu alias Saldi, diamankan anggota Resmob Polda Sulsel yang melakukan back up terhadap personil Badan Narkotik Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel di Desa Kampung Baru, Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep, Selasa (22/1/19) dini hari.

Awalnya, Messi yang merupakan buruh harian yang berperan sebagai penjemput dan pengendali lapangan ini harus mendapatkan timah panas, lantaran hendak melarikan diri saat penyergapan.

Setelah berhasil diamankan, petugas lalu melakukan interogasi terhadap Messi. Hasilnya, personil kemudian melakukan pengembangan di Pampang 5 Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang Kota Makassar.

"Personil berhasil mengamankan pelaku Wisnu alias Saldi dengan barang bukti sabu seberat 5 kg. Dimana Wisnu berperan sebagai penyimpan sabu," ujar Kepala BNNP Sulsel, Brigjen Idris Kadir, saat melakukan konferensi pers di Gedung BNNP Sulsel.

Setelah mengamankan Wisnu, personil kembali melakukan pengembangan ke perumahan Elycium di Metro Tanjung Bunga yang merupakan rekan dari kedua tersangka tersebut, akan tetapi pelaku sudah tidak berada di rumah bersama istri dan anaknya.

Menurut Direktur Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan, pihaknya mengaplaus kinerja BNNP Sulsel yang berhasil memutus jaringan narkoba ini. Meskipun sangat sulit menangkal peredaran narkoba yang merupakan jaringan internasional, namun pihak BNNP Sulsel, membuktikan diri dengan memutus mata rantai peredaran. Apalagi barang bukti yang berhasil diamankan cukup banyak.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Syarifah Fitriani


Comment

Loading...