Pangdam IV/Diponegoro Tegaskan TNI Siap Bantu Distribusikan Logistik Pemilu

Rabu, 23 Januari 2019 - 08:39 WIB

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 semakin dekat dan Kodam IV/Diponegoro sebagai bagian dari TNI mempunyai tugas mensukseskan penyelenggaraan Pemilu itu sendiri.

Kodam harus bisa mewujudkan bagaimana Pemilu itu berjalan dengan tertib, lancar dan aman. Artinya Pemilu dapat berjalan sesuai aturan dan mekasnisme yang ada, tidak ada hambatan, benar-benar aman dan kondusif.

Hal itu disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi S.E M.M saat menerima audensi Kepala RRI Regional Semarang Drs H Anhar Ahmad di ruang kerjanya, Selasa (22/1).

Sementara ketika ditanya soal netralitas TNI, orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro tersebut menegaskan, sesuai garis komando TNI harus netral. Prajurit dan PNS TNI tidak boleh memihak salah satu peserta pemilu.

“Kami tidak akan melibatkan personel maupun fasilitas, sarana dan prasarana yang dimiliki TNI dalam kegiatan pemilu. Seperti kampanye oleh peserta pemilu atau partai tertentu. Tidak boleh dan sangat dilarang,” tegasnya.

Menurut Pangdam, TNI siap mensukseskan pemilu dan siap membantu penyelenggara pemilu. Jika KPU mengalami kendala dalam mendistribusikan logistik, dengan sarana yang dimiliki Kodam IV/Diponegoro siap untuk membantu.

“Demikian juga dalam hal keamanan, Kodam siap membackup rekan-rekan dari Polri yang memiliki tugas langsung dalam pengamanan. Dalam pelaksanaannya nanti, Kodam akan menyiagakan pasukannya sesuai permintaan Kapolda,” ujarnya.

Pangdam menegaskan, jika ditemukan ada anggota yang tidak netral, maka akan ditindak tegas. Begitu ada laporan dari masyarakat atau ada masyarakat yang melihat, akan langsung dicek kebenarannya.

“Kami akan langsung cek, yang bersangkutan langsung dipanggil dan dimintai keterangan untuk mengetahui sejauh mana kadar keterlibatannya. Bila benar-benar terbukti, langsung akan kita berikan sanksi sesuai dengan kadar kesalahannya,” tegasnya.

Kepada seluruh masyarakat khususnya di wilayah Jateng dan DIY, Pangdam meminta masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. “Hak suara bapak, ibu sangat berharga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pilih calon yang terbaik sesuai dengan pilihan hati nurani masing-masing,” pinta Pangdam mengakhiri pembicaraannya. (sen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.