Anggota MPR Fraksi Demokrat Ini Minta Perbedaan Tak Dikapitalisasi

Kamis, 24 Januari 2019 - 13:43 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota MPR-RI Fraksi Partai Demokrat, Sartono meminta agar perbedaan tidak dikapitalisasi oleh para pemangku kepentingan di bangsa ini.

Hal itu disampaikan Sartono saat membuka sosialisasi Emoat Pilar Kebangsaan di Desa Bungur, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur kemarin.

“Jadi perbedaan-perbedaan yang muncul saat ini, jangan dikapitalisasi. Seperti sekarang yang terjadi diera digital, era kebebasan. Munculnya statemen dimedsos begitu los, tanpa ada filter mulai dari bawah sampai pusat,” kata Sartono dalam pesan tertulisnya, Kamis (24/1).

Dalam sambutannya, Anggota Komisi VI DPR-RI ini menjelaskan, dalam kehidupan berbangsa Empat  Pilar Kebangsaan sebagai pondasi nasionalisme dan juga sebagai karakter bangsa yang besar.

“Sehingga harus kita pupuk dan benar- benar kita tanamkan dalam jiwa. Karena hal tersebut merupakan identitas kita sebagai warga bangsa dan mencintai NKRI hukumnya wajib bagi kita semua,” ucapnya.

“Walaupun sampai saat ini, dirinya belum bisa memberikan semua yang diinginkan, karena banyaknya kebutuhan,” tambahnya.

Lebih lanjut sepupu Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bangbang Yudhoyono (SBY) ini, dirinya mengajak masyarakat untuk calling down jika semua itu tidak ada yang paling benar. “Untuk itu mari sikap toleransi dan menghormati sesama anak bangsa Indonesia,” paparnya.

Menurutnya, kemajemukan dan perbedaan itu seharusnya bisa menjadi pendorong dan motivasi sebagai bangsa yang lebih kuat lagi.

“Ini lah yang saya katakan, nilai-nilai dari Pancasila, tentang Ketuhanan, Persatuan, Keadilan harus benar-benar dilakukan, jangan hanya slogan, tapi benar-benar menjadi pikiran kita, perasaan kita didalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat,” pungkas politisi Demokrat asal Pacitan ini. (RGR/Fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *