Diduga Bersekongkol Menangkan Tender Pembangunan IGD RSUD Daya, Tiga Perusahaan Disidang KPPU – FAJAR –
Hukum

Diduga Bersekongkol Menangkan Tender Pembangunan IGD RSUD Daya, Tiga Perusahaan Disidang KPPU

Sidang Pemeriksaan Pendahuluan Dugaan Pelanggaran Pelelangan Pembangunan Rumah Sakit di Kantor KPPU Jalan Urip Sumoharjo Makassar (Foto: Syamsul Alam/Fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menggelar sidang pemeriksaan pendahuluan terhadap tiga perusahaan dan satu kelompok kerja (Pokja), di Kantor KPPU Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Kamis (24/1/19).

Mereka diduga melakukan pelanggaran Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 terkait pelelangan pembangunan rumah sakit, pada satuan kerja Dinas Kesehatan Kota Makassar tahun anggaran 2017 terkait pembangunan ruang IGD RSUD Daya.

“Hari ini sidang pemeriksaan pendahuluan perkara nomor 10/KPPU-I/2018 tentang dugaan pelanggaran Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999, terkait dugaan pembangunan rumah sakit,”kata Ketua Majelis KPPU, Chandra Setiawan saat membuka sidang.

Adapun perusahaan yang terduga melakukan pelanggaran diantaranya, PT Haka Utama, PT Seven Brothers Multisarana, PT Restu Agung Perkasa. Dan satu kelompok kerja (Pokja) V bagian layanan pengadaan barang dan jasa Sekretariat Daerah Kota Makassar.

Terlapor diduga melakukan pelanggaran terhadap APBD tahun 2017 dengan nilai Rp. 44.962.908.000. Dalam laporan dugaan pelanggaran (LDP), investigator menyampaikan adanya indikasi kuat terkait dengan persekongkolan tender secara horizontal yang dilakukan oleh setiap perusahaan yang menjadi terlapor

“Persekongkolan tersebut dilakukan oleh para terlapor untuk mengatur dan memenangkan tender. Dimana PT Haka Utama menjadi pemenang tender,”ujar Ketua Koordinasi Investigator, Lukman Sungkar.

Sementara kerugian negara yang diakibatkan, kata Lukman, untuk saat ini belum sampai pada tahap perhitungan kerugian karena masih dalam tahap tuduhan cara-cara terlapor bekerjasama memenangkan tender.

“Kalau nanti masuk ke tahap persidangan selanjutnya, nanti kita lihat apakah anggaran 44 miliar tersebut sudah termasuk harga yang wajar untuk mereka menangkan,”jelasnya. (sul/fajar)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!