Evakuasi Korban Tertimbun Longsor, Polres Gowa Libatkan Tim K9 Ditsabhara Polda Sulsel

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, GOWA – Proses evakuasi korban bencana banjir dan tanah longsor di Kabuapten Gowa masih terus berlanjut. Evakuasi dikhususkan pada korban tanah longsor yang berada di wilayah dataran tinggi, yakni Kecamatan Manuju dan Kecamatan Bungaya.

Evakuasi pun dirasa tidak cukup hanya dengan menggunakan alat berat excavator. Maka dari itu, Polres Gowa menggandeng Tim K9 (anjing pelacak) Ditsabhara Polda Sulsel untuk proses evakuasi.

“Kami melibatkan anjing pelacak dengan harapan dapat mempercepat pencarian korban yang masih tertimbun tanah longsor, mengingat hari ini adalah hari ke-3 pasca bencana,”terang Shinto Silitonga, Kamis (24/01) pagi.

Adapun saat ini Tim K9 tengah bergabung dengan Tim Evakuasi yang dipimpin oleh Wakil Bupati Gowa H Abd Rauf Malaganni, Dandim 1409 Gowa Letkol Arh Nur Subekhi, dan Wakapolres Gowa Kompol Muh Fajri Mustafa untuk melakukan proses pencarian korban tertimbun tanah longsor yang dipusatkan di Dusun Pattiro Desa Pattalikang Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa.

Selain itu, Polres Gowa juga melibatkan Tim DVI Polda Sulsel untuk membantu percepatan proses identifikasi apabila ditemukan jenazah korban yang tertimbun longsor.

Sampai saat ini, data yang berhasil dihimpun oleh Pemkab Gowa, korban banjir dan tanah longsor berjumlah 27 orang dari beberapa kecamatan di Kabuapten Gowa.

Yang terbaru, korban meninggal dunia sebanyak 14 orang ditemukan di wilayah Kecamatan Bungaya dan 1 orang di Kecamatan Manuju. (sul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment