Pemilu 2019, Demokrat Masih Rahasiakan 14 Program

Kamis, 24 Januari 2019 - 11:59 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar pertemuan dengan ribuan kader di Sumatera Utara (Sumut), Rabu (23/1) malam. Dia datang bersama istri dan anaknya. Yakni, Ani Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Turut hadir pula para petinggi Demokrat.

Pertemuan itu tertutup untuk awak media. Bahkan para kader yang akan masuk ke ruang pertemuan harus menitipkan segala jenis gawai yang dibawa. Usai pertemuan, SBY enggan diwawancara. Semua pertanyaan awak media dijawab Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca IP Panjaitan XIII.

“Kami punya ritual politik. Pimpinan tertinggi ketua umum, sekjen, dan petinggi-petinggi partai dari pusat turun ke bawah untuk bertemu jajaran Demokrat hingga tingkat akar rumput,” ujar Hinca usai pertemuan yang digelar di salah satu tempat di Medan.

Intinya, Demokrat menargetkan kemenangan di Pemilu 2019. Baik Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres). Pertemuan di Medan merupakan langkah pembekalan kepada para kader. Terlebih pada urusan strategi.

Hinca mengatakan, Demokrat punya 14 program prioritas yang akan dijalankan jika menang di Pemilu 2019. Bahkan Hinca mengklaim hanya Demokrat yang punya program baik demi kesejahteraan bangsa.

Saat ditanya soal 14 program itu, Hinca enggan membeberkannya. Rencananya, 14 program prioritas Partai Demokrat akan diumumkan pada 14 April 2019. Tepat tiga hari sebelum pemilihan. Hinca hanya memberikan gambaran poin penting dalam 14 program prioritas yang diusung. “Misalnya larangan impor saat musim panen,” kata Hinca.

Pada kesempatan ini, Hinca juga kembali menepis wacana ihwal Demokrat yang main dua kaki di Pilpres 2019. Soal politik dua kaki Demokrat memang sempat mencuat. Ada yang menganggap Demokrat tidak sungguh-sungguh dalam mengusung Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Karena ini (Pemilu) serentak, hasilnya di hari yang sama juga. kami ingin sukses dua-duanya. Kaki kanan untuk Pilpres, dan kaki kiri untuk Pileg. Maka keduanya harus sukses,” beber Hinca.

Partai Demokrat tetap mengutamakan kemenangan di Pileg. Urusan Pilpres diserahkan kepada para tokoh Demokrat yang tergabung di Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. “Kami telah mengirimkan jagoan-jagoan bergabung dengan BPN. Mereka yang bertugas di situ. Kami di sini bertugas memenangkan Pileg,” ucap Hinca.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *