Pemprov Gelontorkan Dana Rp20 Miliar Pasca Banjir di 10 Kabupaten Sulsel

Kamis, 24 Januari 2019 - 16:38 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pemprov Sulsel akan melakukan rehabilitasi terhadap 10 kabupaten/kota yang terkena dampak banjir dalam tiga hari terakhir ini.

Berdasarkan data BPBD Sulsel per tanggal Kamis (29/1/2019) hari ini, sebanyak 3.914 keluarga terdampak banjir di Sulsel.

“Untuk dana tanggap darurat kita punya Rp20 miliar. Kita kolaborasi dengan pemda setempat kan dia juga punya anggaran,” terang Nurdin Abdullah, Kamis (24/1/2019).

Meski begitu, Nurdin Abdullah mengakui dirinya masih menunggu data lengkap mengenai kerusakan yang dialami setiap daerah.

“Nanti kita duduk bersama dulu. Karena kita tidak bisa memperkirakan. Kita tunggu data masuk dulu. Kita akan duduk sama-sama. Bahas berapa luas lahan yang teredam. Termasuk yang kehilangan rumah, ini harus kita inventarisir,” jelas Nurdin Abdullah.

Sementara itu, Kamis (24/1/2019) hari ini, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melakukan peninjauan melalui udara terhadap banjir yang merendam beberapa wilayah di Sulsel.

Dari hasil pemantauan tersebut, Nurdin Abdullah mengungkapkan, penyumbang terbesar banjir yang menerjang 10 wilayah di Sulsel berasal dari tambang galian C serta konversi lahan.

“Cuma memang permasalahannya adalah pendangkalan. Salah satu penyebab yang kita duga adalah tambang galian C dan konversi lahan. Itu banyak sekali di Sulsel. Bayangkan saja, sudah digeburkan itu tanah dan batu-batuan, datang hujan. Itu salah satu penyebab,” jelas Nurdin Abdullah, Kamis (24/1/2019).

Selain itu, saat melakukan pemantauan udara di bagian hulu Jeneberang, Nurdin Abdullah menemukan sedimen yang berasal dari longsoran Gunung Bawakaraeng, mengalir hingga ke Bili-bili.

(andi maya da/pojoksulsel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *