Pintu Air Waduk Bili-bili Gowa Perlahan Ditutup – FAJAR –
Sulsel

Pintu Air Waduk Bili-bili Gowa Perlahan Ditutup

Kondisi aliran Sungai Jeneberang dipantau dari Jembatan Kembar, Kabupaten Gowa, Selasa (22/1). (Sahrul Ramadan/JPC)

FAJAR.CO.ID, GOWA – Volume air di Waduk Bili-bili, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), berangsur turun. Dari sebelumnya berstatus siaga, kini sudah turun ke level normal. Pintu air waduk yang dibuka sejak Selasa (2/1) lalu, sekarang juga sudah mulai ditutup.

“Menginformasikan untuk elevasi Waduk Bili-bili mencapai +99.45. Untuk status diturunkan menjadi di bawah normal. Tinggi bukaan pintu air juga dikurangi menjadi 2,0 meter,” kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang Teuku Iskandar dalam keterangan resminya, Kamis (24/1).

Hingga pukul 04.50 WITA, debit air tercatat mulai berkurang dan mencapai 248.59 meter kubik. Dengan kekuatan aliran air masuk berkecepatan 246,66 meter kubik per detik dan aliran keluar 246,70 meter kubik per detik.

Sebagai perbandingan, elevasi berada pada angka +99.85 meter dengan status waspada pada Rabu (23/1) pukul 23.50 WITA. Perubahan cukup signifikan mulai terjadi pada Kamis dini hari pukul 02.30 WITA dengan elevasi +99.50. Saat itu, status langsung diubah menjadi normal.

Iskandar menjelaskan, pembukaan pintu air Waduk Bili-bili mengikuti standar tingkatan status tinggi permukaan air. “Pintu ditutup jika elevasi turun di bawah batas normal +99,50 meter. Apabila volume waduk terus mengalami penurunan, maka pintu spillway/pembuang ditutup,” terang Iskandar.

Pembukaan pintu air Waduk Bili-bili beberapa hari lalu telah menyebabkan banjir bandang di 9 kecamatan di Gowa. Bahkan tanah longsor juga terjadi di sejumlah kecamatan lain di Gowa.

(rul/JPC)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!