Polda Janji Segera Tetapkan Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilwalkot

Kamis, 24 Januari 2019 - 16:35 WIB
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel akan segera melakukan penetapan tersangka terkait kasus korupsi dana hibah Pilwalkot Makassar.
Kasus itu sudah terendus sejak 2018 lalu. Audit Setjen KPU RI menemukan kerugian negara Rp5,6 miliar. Hasil koordinasi Polda dengan KPU juga tidak jauh beda. Anggaran yang tidak semestinya tetapi dipakai untuk kegiatan yang tidak sesuai dengan aturan.
Berdasarkan itu, kemudian pemeriksaan saksi-saksi yang jumlahnya sudah mencapai 25 orang, penyidik akan melakukan gelar perkara. “Segera dalam waktu dekat kasus ini akan dinaikkan sidik,” kata Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Yudha Wirajati¬† Kamis (24/01/2019)
Saat ditanyai ada berapa tersangkanya, apakah dari Komisioner KPU, atau Sekretaris KPU? Yudha enggan menanggapinya. “Yang jelas secepatnya kita naikkan sidik. Tidak ada bocoran siapa tersangka,” ucapnya dan langsung berbalik menuju ke ruangannya.
Anti Corruption Committee (ACC) sebelumnya menyoroti kinerja polda yang dinilainya tidak serius mengurusi kasus korupsi KPU. Apalagi dalam kasus ini ada ratusan orang yang belum dibayarkan gajinya selama dua bulan. “Seakan-akan polda tidak serius tangani itu (kasus KPU). Apalagi kan sudah ada hasil audit inspektorat KPU RI yang mengatakan ada kerugian negara Rp5,6 miliar,” sebut Peneliti ACC, Anggareksa.
Kata Angga, dengan adanya progresif dari kasus korupsi ini dengan menaikkannya ke tahap penyidikan, kinerja Polda Sulsel dalam mengungkap kasus korupsi sudah mulai serius. “Jangan ketika ada sorotan baru bekerja serius. Perhatikan juga kasus-kasus sebelumnya,” beber Angga sapaan karibnya. (gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *