15 Tahun Terbengkalai, TPA Bau-bau Resmi Dibuka

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, WAJO — Warga Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo patut berbahagia. Setelah menanti hingga 15 tahun, kini kecamatan yang berada di utara Kabupaten Wajo resmi memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Camat Pitumpanua, Andi Mamu mengatakan, sejak menjabat 2016 lalu, masalah sampah memang menjadi masalah utama. Pasalnya, dalam seminggu, 5 ton diproduksi masyarakat.”Dari masalah itu, saya berinisiatif untuk memperjuangkan pemanfaatan TPA Bau-Bau,”ujarnya.

Masalah sampah memang menjadi masalah yang kompleks bagi masyarakat Pitumpanua, terutama di Kelurahan Siwa. Kebiasaan masyarakat membuang sampah dibantaran sungai membuat sungai tercemar dan menyebabkan banjir.

“TPA ini sudah ada sejak 15 tahun lalu tapi jalan akses menuju ke TPA tersebut tidak bisa dilewati karena mengalami kerusakan yang parah. Dan Alhamdulillah sejak 2016 sampai saat ini, akhirnya perjuangan kami sudah terlihat hasilnya,” kata Andi Mamu.

Lebih jauh mantan Ajudan Bupati Wajo HA Burhanuddin Unru itu mengatakan, selain difungsikannya TPA Bau Bau, pihaknya juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kebersihan di setiap kelurahan. Satgas tersebut nantinya akan bertugas menyapu Jalanan dan area pasar.

“Nantinya truk pengangkut sampah dan petugas kebersihan pasar akan disiagakan untuk mengangkut sampah dan langsung membawanya ke TPA, jadi kontainer sampahnya tidak perlu bermalam lagi disitu,”katanya.

Andi Mamu berharap kepada masyarakat khususnya di Kelurahan Siwa dan Bulete agar tidak membuang sampah di sembarangan tempat, sesuai Perda nomor 16 tahun 2014 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Katanya, pada pasal 11 ayat 1 dan 2 menjelaskan larangan masyarakat membuang sampah di sembarangan tempat, seperti sungai, lahan kosong, serta ruang terbuka hijau.

“Saat ini sudah ada satuan kebersihan sampah yang setiap hari akan mengangkut sampah dari masyarakat di masing-masing rumah. Jadi ketika masyarakat tertangkap tangan membuang sampah sembarangan tempat, maka nantinya akan dikenakan sanksi berupa teguran dan denda uang,” tegasnya.(Adv/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment