Adu Kuat di Venezuela, Militer Dukung Maduro

Jumat, 25 Januari 2019 08:40
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID – Ketua parlemen Juan Guaido memproklamirkan diri sebagai pemimpin baru Venezuela. AS dan banyak negara lain mendukungnya. Tapi militer menyatakan tetap mendukung Presiden Nicolas Maduro.Ketua parlemen sekaligus pimpinan oposisi Juan Guaido mendeklarasikan diri sebagai presiden baru Venezuela setelah ribuan warga sejak berhari-hari menggelar aksi protes terhadap kekuasan Presiden Nicolas Maduro. Sebanyak 13 orang tewas dalam bentrokan antara massa dengan pasukan anti huruhara.Aksi protes meluas setelah Mahkamah Agung Venezuela – yang didominasi oleh loyalis Maduro – memerintahkan penyelidikan pidana terhadap Majelis Nasional hasil pemilu, dengan tuduhan mereka berusaha menggulingkan presiden.”Saya bersumpah untuk secara resmi mengambil alih wewenang eksekutif nasional sebagai penjabat presiden Venezuela, demi mengakhiri perebutan kekuasaan, (membentuk) pemerintahan transisi dan mengadakan pemilihan bebas,” kata Guaido yang berusia 35 tahun kepada sekelompok pendukung yang bersorak-sorai. Ribuan orang Venezuela di luar negeri – dari Madrid sampai ke Santiago di Chili – menyambut pernyataan Guaido.Hanya dalam beberapa menit, Presiden AS Donald Trump mengeluarkan pernyataan yang menyatakan Maduro pimpinan “tidak sah” dan menyebut Majelis Nasional “satu-satunya lembaga yang sah yang dipilih oleh rakyat Venezuela.”Negara-negara tetangga seperti Brasil, Argentina, Kolombia juga menyatakan akan mendulung Guaido. Sementara Meksiko dan Kuba tetap mendukung pemerintahan Maduro.Di Brussels, Presiden Dewan Uni Eropa Donald Tusk mengatakan bahwa “tidak seperti Maduro” Majelis Nasional pimpinan Guaido memiliki “mandat demokratis dari warga negara Venezuela.”

Bagikan berita ini:
7
2
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar