Jokowi Dari Awal Tak Miliki Niat Bebaskan Baasyir

Jumat, 25 Januari 2019 16:58

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketidak konsistennya Presiden Joko Widodo alias Jokowi soal keputusan kebebasan pendiri Jamaah Anshorut Tauhid (JAT), Abu Bakar Baasyir terlihat pasca adanya beda pendapat antara dirinya dengan anak buahnya (Menteri-red).

Dalam putusan kebebasan Baasyir sesuai dengan pernyataan kuasa hukum Jokowi, Yusril Ihza Mahendra sudah jelas, jika Baasyir bebas tanpa syarat. Tapi, Menkopolhukam Wiranto meminta agar pembebasan itu dikaji ulang.

“Ya itu karena nggak mantap, apa dasarnya dari keputusan pemerintah,” ucap Fahri di komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (25/1).

Fahri kemudian menyoroti mengenai syarat ikrar kesetiaan pada Pancasila yang enggan dipenuhi Baasyir. Menurutnya, peraturan itu bisa diubah jika memang Jokowi menghendaki Baasyir bebas.

“Ya bukan itunya (kesetiaan pada Pancasila), itukan aturan yang dibikin belakangan, kalau presiden punya mau kan bisa lampaui semuanya. Masalahnya kan presidennya tidak mantap dari awal,” tandasnya. (RGR/Fajar/rmol)

Bagikan berita ini:
5
8
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar