Satu Dusun Tertimbun Longsor, Anjing Pelacak Berhasil Endus 11 Korban

Jumat, 25 Januari 2019 - 15:41 WIB

FAJAR.CO.ID, GOWA — Dusun Pattiro, Desa Pattallikang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), lenyap tertimbun tanah longsor. Hingga kini proses pencarian korban masih dilakukan. Terbaru, 11 korban tewas berhasil ditemukan. Hal itu berkat bantuan anjing Archi K9 Ditsabhara Polda Sulsel.

“Walaupun mayat tertimbun tanah lebih dari 3 meter, Archi masih bisa mengendus. Lebih dari 11 mayat berhasil ditemukan satgas bencana alam karena pelacakan Archi,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani dalam keterangannya, Jumat (25/1).

Pelibatan Archi K9 untuk membantu tim gabungan dalam mencari dan mengevakuasi korban yang tertimbun longsoran. Kini, belum seluruhnya korban longsor berhasil ditemukan. “Archi K9 adalah anjing andalan milik Ditsabhara Polda Sulsel yang telah banyak menemukan korban tanah longsor di Desa Pattallikang,” jelas Dicky.

Sebelumnya, Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan, pihaknya bersama tim gabungan bergerak cepat mengambil inisiatif untuk melibatkan Archi K9 dalam proses evakuasi korban yang belum ditemukan akibat tertimbun tanah longsor. “Kami melibatkan anjing pelacak dengan harapan dapat mempercepat pencarian korban yang masih tertimbun tanah longsor,” terang Shinto Silitonga, Kamis (24/01).

Sebagai informasi, Manuju merupakan satu dari sejumlah kecamatan di Gowa yang paling parah terdampak tanah longsor. Bencana terjadi akibat tingginya intensitas hujan dan angin kencang yang melanda Sulsel dalam tiga hari terakhir.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.