Update Korban Banjir di Gowa: 29 Meninggal

Jumat, 25 Januari 2019 08:45

FAJAR.CO.ID, GOWA – Evakuasi korban bencana longsor dan banjir di Kabupaten Gowa terus dilakukan. Selama tiga hari, evakuasi oleh Tim Terpadu yang tergabung dari Pemkab Gowa, Kodim 1409 dan Basarnas berhasil menemukan 29 korban meninggal dunia.Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, data terakhir yang didapatkan pasca evakuasi, Kamis (24/1) sejak pukul 10.00 Wita hingga 16.50 Wita korban yang ditemukan sebanyak 17 orang.Mereka pun tersebar di dua lokasi yakni Desa Pattallikang, Kecamatan Manuju dan Kelurahan Sapaya, Kecamatan Bungaya.”14 orang ditemukan di Kelurahan Sapaya, Kecamatan Bungaya dan 3 orang di Desa Pattallikang, Kecamatan Manuju. Semua korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” katanya, Kamis (24/1).Adnan menambahkan, selain melakukan evakuasi korban, Tim Terpadu Gowa juga fokus melakukan distribusi logistik, serta membuka jalan-jalan yang terisolir. Utamanya sejumlah wilayah di dataran tinggi yang akses utamanya terputus, seperti Kecamatan Tinggimoncong, Kecamatan Parigi, Kecamatan Parangloe, Kecamatan Manuju, dan Kecamatan Bungaya.Sementara Kepala Bagian Humas dan Kerjasama Gowa, Abdullah Sirajuddin mengatakan, pada evakuasi hari pertama korban meninggal sebanyak 6 orang (korban banjir dan longsor), hari kedua sebanyak 6 orang (korban banjir dan longsor) dan di hari ketiga sebanyak 17 orang yang semuanya korban longsor.

Bagikan berita ini:
7
3
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar