Jelas.. Ketua PBNU Sebut Jokowi Presiden 2019-2024

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Meski tidak disampaikan secara terang-terangan dukungan Pengurus Besar nahdatul Ulama (PBNU) kepada Capres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin, tetapi signal-signal dukungan itu mulai terlihat.

Hal itu terlihat dengan ucapan sambutan yang disampaikan oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj saat memberikan sambutan pada Hari Lahir Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ke-73. Dalam sambutannya, Said Aqil menyebut Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa sebagai calon presiden 2024-2034, dan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden 2019-2024.

“Yang saya muliakan Presiden 2019-2024 Bapak Joko Widodo, para menteri kerja yang saya hormati. Al-Mukaromah, As-Sayiddah, Ibu Abdurahman Wahid, panjang umur dan sehat selalu. Ketum Muslimat NU, Gubernur Jatim, capres RI 2024-2034, Ibu Hj Khofifah Indar Parawansa,” kata Kiai Said di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (27/1).

Said merasa kagum di perayaan Harlah Mulimat NU ke-73, jamaah Muslimah NU memadati SUGBK sejak dini hari. Mereka berkumpul untuk salat tahajud bersama, istighasah, dan bersalawat.

“Saya bersyukur dan bangga harlah ke-73 Muslimat, dengan hadirnya 100 ribu lebih Muslimat NU sejak jam 3 pagi dengan khatmil quran, tahajud, munajah, istighasah, kemudian salat subuh berjemaah,” ujarnya.

Presiden Joko Widodo datang sekitar pukul 07.00 WIB dan disambut dengan lantunan salawat, ‘Thola’al Badru Alaina’ yang dibawakan oleh penyanyi Tompi dan Hadad Alwi. Sebanyak 999 penari sufi dari Pondok Pesantren Sabilil Muttaqin, Takeran, Magetan, Jawa Timur berputar menyambut kehadiran Jokowi. Kemudian berkolaborasi bersama Habib Anis Syahab dengan lagu Deen Assalam dan Assalaamualaik. (RGR/Fajar/jpg)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...