SI SET-SET-WET DI ERA DIGITAL

Oleh: Joko Intarto

Tidak salah saya bertemu Pak Lambang Saribuana. Pengusaha logistik itu memang trengginas. Orang Surabaya bilang: set-set-wet! Kalau bisa dikerjakan sekarang, tidak ada cerita minta tempo.

Terus terang saya baru sekali bertemu dengan Ketua Lazismu Kantor Layanan Manggarai, Jakarta Selatan itu. Meski, namanya sudah saya dengar lama. Juga sepak terjangnya: Mendistribusikan bantuan ke berbagai daerah bencana. Lewat program pengiriman bantuan cuma-cuma.

Pertemuannya pun tidak sengaja. Saya hanya kirim-kirim informasi baru tentang perkembangan teknologi video conference. Ini program penyebaran informasi biasa. Rutin. Seminggu sekali.

Penyebaran informasi itu saya lakukan sendiri. Untuk orang-orang yang saya kenal. Atau grup yang saya menjadi membernya. Bukan untuk jualan. Hanya berbagi pengetahuan.

Harap maklum, video conference ini barang baru. Yang sedang naik daun. Banyak orang yang perlu. Tapi hampir semua orang masih bingung.

Dari sekian banyak orang yang menerima kiriman saya, ada satu yang merespon. ‘’Saya tertarik. Tapi bagaimana caranya?’’ tanya orang itu melalui whatsapp.

Saya buka profilnya. Tertulis: Lambang Saribuana. Oh ini dia jagoan kargo dari Manggarai. Pikir saya. ‘’Bagaimana kalau Bapak mencoba langsung dengan hape?’’ jawab saya.

Sore itu, Pak Lambang langsung mencoba. Ia tampak girang bukan main. Senyumnya mengembang terus. Saya melihatnya di layar laptop. Pak Lambang di Manggarai. Saya di Kelapa Gading. Mas Eddy Tatto yang menjadi host di Tebet. Lancar.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi Fajar


Comment

Loading...