Soal Selebaran Say No To Jokowi, Begini Tanggapan JK

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Selebaran yang bertuliskan Say No To Jokowi! beredar di masyarakat dan sempat viral di media sosial. Bahkan, selebaran tersebut telah disebarkan ke beberapa masjid saat Salat Jumat.Tim Kampanye Nasional Jokowi – Ma’ruf juga menilai hal ini merupakan bentuk kampanye hitam (black campaign).

Menyikapi hal tersebut, Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan, penyebaran selebaran Say No To Jokowi! hingga ke masjid merupakan perbuatan yang tidak benar.

“Tabloid dan selebaran say no to Jokowi, saya mengatakan itulah apapun yang masuk masjid siapapun berbuat itu salah. Masjid tak bisa dijadikan ajang kampanye, termasuk khutbah mengarah pada kampanye politik praktis,” ucap Jusuf Kalla saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Minggu (27/1/2019).

Selain itu, orang nomor dua di Indonesia itu juga sangat tidak membenarkan jika suatu isi khutbah dan ceramah masjid itu mengandung pesan politik praktis kepada jamaah. Untuk itu, Jusuf Kalla mengakui telah membuat surat edaran bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengenai pelarangan khutbah masjid yang mengandung unsur kampanye.

“Dengan DMI kita sebar edaran, tapi tentu kita tak bisa memkasa mereka, tapi kita dengar sudah ada yang melapor, merasa dirugikan, bagaimana bisa polisi bertindak,” tutupnya.

(andi maya da/pojoksulsel)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...