Waspada, Gelombang Tinggi Laut Jawa Diprediksi hingga Awal Februari

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, SURABAYA - Stasiun Meteorologi Maritim Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, memprediksi, gelombang tinggi di perairan Jawa Timur terjadi hingga akhir bulan, bahkan hingga awal Februari. Gelombang tinggi ini dikarenakan adanya siklon tropis Riley. Forecaster on Duty Arrizal Rahman Fatoni menjelaskan, adanya siklon tropis Riley di sebelah barat Australia, memicu peningkatan kecepatan angin. Selain itu, juga memicu ketinggian gelombang di wilayah perairan Jawa Timur. "Juga mempengaruhi tingkat curah hujan di wilayah perairan Jawa Timur," kata Arrizal, Minggu (27/1). Ketinggian gelombang untuk hari ini, berkisar antara 0,8 meter hingga 2,5 meter di Selat Madura. Sementara ketinggian gelombang di Laut Jawa bagian timur berkisar antara 1,5 hingga 3,5 meter. Di Samudera Hindia selatan Jawa Timur antara 2 hingga 5 meter. "Waspada tinggi gelombang lebih dari 3 meter di Laut Jawa bagian timur, perairan Kepulauan Masalembu, Bawean, Kangean, perairan utara dan selatan Jatim. Serta Samudera Hindia selatan Jatim," tegas dia. Arrizal mengatakan, kecepatan anginmaksimum di Laut Jawa mencapai 30 knots atau setara dengan 56 kilometer per jam. Sedangkan di Samudera Hindia Selatan Jatim capai 32 knot atau 59 kilometer per jam. Diperkirakan, kondisi ini berlangsung hingga awal Februari. Ketinggian gelombang pada tanggal 28 Januari 2019 lebih dari 2,5 meter di Laut Jawa bagian timur. Juga terjadi di perairan Kepulauan Masalembu, Bawean, perairan utara Jawa Timur dan perairan Kepulauan Kangean.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan