Kata Muzani, Prabowo Ingin ‘Menang Tanpa Ngasorake’

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Meski banyak dikritik karena tidak tampil ofensif di debat perdana, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak akan mengubah gaya komunikasinya pada debat berikutnya. Alasannya, mantan Danjen Kopassus itu tidak mau debat capres-cawapres jadi ajang saling mempermalukan satu sama lainnya.

Demikian diungkapkan oleh Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani saat ditemui awak media di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (28/1). Muzani bilang, Prabowo tetap akan tampil dengan menjunjung tinggi etika sebagaimana pada debat perdana.

“Yang paling penting bagi Pak Prabowo adalah beliau tidak ingin perdebatan ini terlalu ngawiwirang. Dalam bahasa jawa ngawiwirang itu mempermalukan, saru. Jadi, meskipun diserang, diwirang, beliau tidak ingin membalas kewirangan itu,” kata Muzani.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra itu menuturkan, Prabowo menghargai berbagai saran yang diberikan, misalnya tampil yang lebih agresif di debat berikutnya. Akan tetapi, dia ingin kontestasi politik kali ini tetap menjaga tata krama.

“Beliau ingin juga tetap dipegang, sebuah tata krama. Beliau ingin menang tanpa ngasorake. Artinya, beliau ingin menang tidak dengan cara tepuk dada atau dengan kesombongan. Sehingga inilah prinsip yang terus beliau pegang teguh,” tuturnya

“Saya kira perdebatan dengan tema kedua ini pun beliau (Prabowo) akan menjunjung tinggi etika itu,” sambungnya.

(JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono

Comment

Loading...