Pasca Banjir dan Tanah Longsor di Sulsel, PLN Pastikan Pemulihan 95 Persen

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Sulselbartra memastikan sudah 95 persen kondisi pemulihan listrik akibat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di beberapa wilayah di Sulsel.

"Khusus di Kabupaten Gowa itu kita kan ada 365 gardu, sekarang yang sudah normal itu 316 gardu yang dibawahi oleh PLN area Makassar Selatan,"ujar Humas PLN Sulselbartra, Eko Wahyu Prasongko saat ditemui di Kantor PLN Sulselbartra, Senin (28/1/19).

Sementara untuk daerah yang terisolir seperti Desa Sapaya Kecamatan Bungaya Kabuapten Gowa, lanjut Eko, PLN sudah mengirimkan 3 unit genset untuk menerangi tempat pengungsian.

"Akan tetapi untuk membawa genset itu kita tidak bisa mengakses jalan dari Makassar langsung Sapaya. Jadi kita bawa genset itu mutar melalui Jeneponto agar sampai ke tempat pengungsian,"terangnya.

Tak hanya itu, Kabuapten Jeneponto juga menjadi salah satu Kabuapten di Sulsel yang terdampak banjir dan mengakibatkan gangguan pada gardu PLN. Akan tetapi, kata Eko, kondisi gardu di Jeneponto yang berada pada area Bulukumba itu pemulihannya sudah hampir 100 persen.

"Jadi kalau untuk di sana itu sudah hampir 100 persen pulihnya, dari gardu yang terganggu sebayak 437 gardu sekarang 435 gardu yang sudah pulih. Di sana lebih cepat pulih karena akses jalannya bagus,"jelasnya.

Terpisah, Bupati Gowa, Adnan Purichta IYL mengatakan bahwa telah dibuka akses untuk daerah yang terisolir seperti Sapaya. Selain itu, pihaknya sudah mendapat dukungan ripiter sinyal sehingga komunikasi via telepon sudah berjalan lancar. Mengenai daerah yang terisolir.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : irwan kahir


Comment

Loading...