Program Hot Deals 2018 Sukses, Kemenpar Gelar Seminar Selling dan Rapat Koordinasi di Batam

BATAM – Kesuksesan Program Hot Deal 2018 memicu semangat tersendiri bagi Kementerian Pariwisata untuk kembali menggulirkan program serupa. Bertempat di Hotel Aston Batam, Kemenpar menggelar acara Seminar Selling dan Rapat Koordinasi terkait Program Hot Deals 2019, Senin (28/1).

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizky Handayani mengatakan, tahun lalu pihaknya menargetkan penjualan sebanyak 500 ribu paket, khusus dari Program Hot Deal 2018. Tak disangka, program tersebut disambut antusias oleh turis mancanegara sehingga capaian melampaui target hingga 688.951 paket.

“Pada Hot Deal Kepri 2018, Singapura masih menjadi negara penyumbang tertinggi. Yaitu menyumbang 278 ribu wisman atau sebesar 66,47%. Selanjutnya Malaysia dengan torehan 35 ribu wisman atau 8,44%, dan China 28 ribu wisman atau 6,74%,"ujarnya.

Berangkat dari kenyataan tersebut, target Hot Deal tahun ini pun ditingkatkan menjadi 1 juta paket. Sasaran terbesar masih sama, yakni Singapura dengan kuota 600 ribu. Disusul Malaysia dengan target penjualan 100 ribu dan Filipina 75 ribu. Selebihnya menyasar Vietnam dan Australia masing-masing 25 ribu, serta negara lain-lain 175 ribu.

"Target tahun lalu bisa tercapai tentunya tak lepas dari peran aktif pelaku industri pariwisata di Kepri. Keberhasilan ini keberhasilan kita semua. Kini saatnya kita terus berpegangan tangan bersatu untuk merealisasikan target 1 juta tahun 2019,"kata Rizky yang juga dibenarkan Kabid Pemasaran Area II Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Trindiana M Tikupasang.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...