Sulsel Menjadi ‘Sarang’ Terorisme Tertinggi di Indonesia

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kasus terorisme yang kerap memecah kesatuan Republik Indonesia yang ditangani kepolisian, setidaknya mencatat Sulawesi Selatan sebagai tempat persembunyian terbesar bagi teroris.

Hal tersebut diungkap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Senin (28/1/19). Selama tahun 2018 lalu, Polda Sulsel menangkap 13 teroris di beberapa daerah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

“Pada tahun 2018 setidaknya ada 13 orang kami tangkap (di Sulsel:red) untuk kasus-kasus teronisme dan terbesar di Indonesia. Bahkan kasus teroris di Sulsel berada pada posisi teratas,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa, tercatat pada tahun 2018, setidaknya dalam kurun waktu empat hari Polda Sulsel pernah menangkap lima tersangka sekaligus dalam kasus terorisme.

Untuk itu, Polda Sulsel menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap doktrin radikal, yang sewaktu-waktu dapat mengancam keutuhan berbangsa dan bernegara.

“Bapak Kapolda mengingatkan kita agar tetap waspada agar hidup bermasyarat tetap siaga, jangan sampai terlena dari rasa aman padahal ancaman bisa datang dimana saja,” tandasnya.

Seperti Diketahui, Densus 88 Anti Teror saat melakukan penangkapan pelaku teroris di Kabupaten Bone, berhasil menyita sejumlah barang bukti, diantaranya bom jenis TNT seberat 20 kilogram, sebuah senapan angin, sebilah parang, dan senjata api jenis Baretta beserta 12 butir amunisinya.(ade/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : irwan kahir

Comment

Loading...