Rizal Ramli: Tetap Impor Pangan, Jokowi Takut Sama Brewok

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Janji kedaulatan pangan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), dianggap sebuah kebohongan dan omong-kosong belaka oleh mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli. Ia menilai, ketakutan dan tekanan yang begitu kuat dari sejumlah kelompok, diduga menjadi alasan pemerintah Jokowi kerab melakukan impor khususnya pangan.

Rizal mengungkapkan, strategi untuk mewujudkan kedaulatan pangan sangat bagus. Namun dalam pelaksanaannya kerab berbeda arah dengan strategi yang disusunnya sejak awal.

"Pidato tentang kedaulatan pangan, trisakti itu bagus sekali. Tapi begitu menyusun strategi, strategi nya ke kiri, pidato nya ke kanan. Strateginya ke kiri, kebijakannya ke kanan, pengangkatan personalianya ke kiri. Padahal cita-cita nya ke kanan," tuturnya saat menjadi narasumber diskusi bertema 'Jokowi Raja Impor'? di Sekertaris Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi, Menteng, Selasa (29/1).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu dinilai telah gagal memenuhi janjinya saat kampanye 2014 silam. Rizal Ramli juga mengungkapkan bahwa, Jokowi memiliki karakter yang lemah, sehingga cita-cita yang selama 4 tahun pemerintahan tidak dapat terwujud.

"Karakternya (Jokowi) itu lemah jadi, kalau ditekan sama yang berewoknya banyak langsung takut gitu. Dimana kampanye 2014, dia pidato dimana mana tentang kedaulatan pangan, akan stop impor ini, akan stop impor itu, tetapi kok hasilnya begini hari ini. Bahkan, sampai saat ini, empat tahun pemerintahan, Indonesia malah menjadi importir gula terbesar di dunia," ungkapnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi Fajar


Comment

Loading...