500 Sapi Mati di Australia, Ini Penyebabnya


FAJAR.CO.ID – Setidaknya 500 ekor sapi mati dan sebanyak 1.000 diyakini berpotensi mati di peternakan sapi di daerah Pilbara yang terpencil di Australia Barat. Dilansir dari ABC pada Selasa (29/1), kondisi ini disebabkan cuaca panas dan kering. Cuaca menjadi cobaan bagi para penggembala di Australia Barat bagian utara.Menteri Pertanian dan Makanan Bagian Western Australia (WA), Alannah MacTiernan menggambarkan situasi Pilbara sebagai kegagalan besar dalam manajemen peternakan. “Jika Anda ingin mengelola peternakan, jika Anda ingin memiliki peternakan, Anda harus bertanggung jawab,” katanya.MacTiernan melihat sepertinya tidak akan ada manajemen aktif di peternakan selama beberapa minggu terakhir. Ia mengatakan, sebanyak 500 sapi sudah mati, dengan sekitar 150 sapi terpaksa disuntik mati karena ditemukan dalam kondisi buruk.Survei udara, terang dia, menemukan sebanyak 1.000 sapi berada dalam risiko kematian karena kondisi mereka yang buruk. “Kami ingin menyelamatkan hewan-hewan ini. Namun tak cukup makanan dan air untuk hewan-hewan ini,” imbuhnya.Chair of the Kimberley Pilbara Cattleman’s Association (KPCA), David Stoate mengatakan, ini merupakan insiden mengerikan yang tak ingin terjadi lagi. KPCA sangat ingin bekerja dengan pemerintah untuk menemukan solusi.”Solusi agar menemukan program praktik manajemen terbaik yang mendorong para penggembalaan sapi untuk menjaga peternakan mereka dengan baik dan memiliki komponen kesejahteraan hewan,” kata Stoate.

Komentar

Loading...