Jakarta Selatan Kasus DBD Paling Tinggi

Rabu, 30 Januari 2019 - 17:17 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang virus Dengue melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes terjadi di Jakarta dengan peningkatan kejadian yang tinggi. Salah satunya terjadi di Jakarta Selatan.

Inda Mutiara selaku Kepala Seksi Penyakit Menular Vektor dan Zonatik Dinkes Provinsi DKI Jakarta menjelaskan, sebagaian besar kasus DBD di Jakarta adalah didominasi para anak usia Sekolah. DKI Jakarta, populasinya 10,3 juta.

“Tren tertinggi DBD akan ada pada saat April mendatang. Mungkin karena perpindahan dari musim hujan ke musim kemarau. Kalau untuk kasus di 2019, Jakarta Selatan itu tertinggi insiden ratenya sekitar 4,9 persen.

“Sekitar 4,1 persen di Jakarta Barat, Jakarta Timur 2,5 persen, Jakarta Pusat 1, 5 persen, dan Jakarta Utara 1,4 persen,” kata Inda saat ditemui di Temu Media, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Rabu (30/1).

Masih menurutnya, upaya yang Dinak Kesehatan DKI Jakarta untuk menangani wabah DBD ini adalah dengan melakukan berbagai penyuluhan DBD di berbagai pertemuan warga.

“Misalnya dalam arisan rumah tangga, perkumpulan karang taruna, untuk mempercepat sosialisasi pencegahan dan penanganan DBD. Dari rumah ke rumah juga kami sosialisasikan,” tambahnya.

Hingga kini, pasien DBD yang berdomisili di Jakarta bisa mengakses rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.