Sudding Tewas Setelah Tertimbun Longsor Selama 3 Hari

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, GOWA – Sudding Dg Jalling (56), salah satu korban bencana alam tanah longsor di Dusun Tubung, Desa Rannaloe, Kecamatan Bungaya menghembuskan nafas terakhir di RSUD Syekh Yusuf Kabuapten Gowa, Selasa (29/1/19) sekira pukul 05.00 Wita.

Sudding Dg Jalling tertimbun material longsor selama beberapa hari sebelum dievakuasi ke rumah sakit. Evakuasi terhadap Sudding terlambat, dikarenakan terjebak di daerah terisolir longsor. Dan semua akses untuk melarikan diri tertutup.

Akibatnya Sudding Dg Jalling terisolir selama tiga hari. Senin (28/1/2019) kemarin, ia pun berhasil dievakuasi dari tempatnya berlindung.

Setelah dievakuasi, Sudding kemudian dibawa ke rumah sakit Syekh Yusuf di Kecamatan Sungguminasa. Namun, pada Selasa pagi Sudding Dg Jalling pun meninggal dunia.

Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa Salahuddin membenarkan jika di RSUD yang dipimpinnya itu dirawat lelaki bernama Sudding Dg Jalling asal Dusun Tubung, Desa Rannaloe, Kecamatan Bungaya.

Salahuddin belum memastikan penyebab utama meninggalnya Sudding. Namun hasil diagnosa medis, Sudding mengalami sakit nyeri pada lambung.

“Hanya saja kami tidak bisa pastikan penyebab utama dia meninggal, sebab dia dimasukkan di UGD tadi malam dengan laporan sakit nyeri pada bagian lambung serta rendah gula dan hipogelikemih (setelah diagnosa medis),”jelasnya. (sul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...